21022011 blok m

gw”chal…gw balik ya , gw naik metromini 75 yg itu ajah ( ada 3 metromini berderet) .

chal” kok milih itu, naik yang depanya ajah

gw” kayaknya tempat duduk nya wuenak tuh.

hu’uf

gw duduk di belakang sopir.

jreng – jreng  si abang pengamen masuk  dan menyanyikan lagu iwan fals  ,

ada teriakan di belakang ‘ suara perempuan menangis dan kesakitan , dia dipukul dan di tendang  seorang lelaki , cacian si lelaki amatlah sangat mengerikan da tidak pantas untuk di dengar hu; uh…akh mungkinkah itu suaminya..?

reflek gw menepuk pundak sopir pandawa , sampai 2 kali gw tepuk dia dengan keras dan meminta metromini nya di hentikan tapi malah tambah di kebut..gw mulai panik , kasihan itu perempuan yg di pukuli itu, tapi tidak ada yang menolong , gw membalikan badan , mencoba utk menuju ke perempuan itu , tapi gw di halangi sama si pengamen dan gw  tepuk pundak nya “bang bantuin itu, kasihan si mbak nya…dan si pengamen itu hanya menatap ke gw sembari masih menyanyikan lagu dgn keras nya…gw tepuk sekali lagi eh si pengamen malah senyum, dan gw baru nyadar semakin kesakitan , dan histeris suara perempuan yg di pukuli itu semakin keras pula suara si pengamen , dan  shit dan 2 org laki bertampang preman di bangku belakang menatapku akh ternyata si lelaki yg memukul itu (suami?) telah mempersiapkan bodyguard untuk melancarkan aksinya ..

aroma alkohol, teriakan kesakitan, sumpah serapah dan lagu kang iwan fals menemani perjalananku dan aku hanya bisa diam dan melirik ke bangku sebelah kiri yg duduk dgn was was dan muka pucat seorang perempuan yg juga  menatapku  .seakan berkata ” apa yg harus kita lakukan” / kita tidak bisa berbuat apa2..akh miris mengingat semua itu

sumpah serapah sepanjang jalan blok m – Mampang

“ku matiin kamu disini”

” semua sudah ku kasih tapi malah kau ng****t sama laki laki lain”

“uang, barang , apa yg kau mau sudah ku  berikan”

” b*bi’ anj*ng’ l**te’

n bla..bla..bla…

tergiang terus di telinga gw..shit

amat sangat mengerikan kalau seandainya lelaki itu adalah suami dari perempuan itu , banyak pertanyaan yg melintas di kepala , apa? kenapa? semua pasti ada sebab dan akibat nya…

apapun itu perlakuan / kejadian di pandawa 75 itu amat sangat mengerikan

ketika mereka turun , perempuan itu di kelilingi para lelaki yang bertampang preman dan ber aroma alkohol berjalan ber iring2an..

gw cuma bisa berdo’a ….mudah2han tidak terjadi hal yg lebih mengerikan dari kejadian di pandawa 75 tadi

 

 

aku pernah mengikatkan diriku padamu , salahkah bila ku pergi jika ku merasa seharusnya tempatku bukan disini