Aku dan Engkau terpenjara Selaksa Impian’

Aku memasuki keheningan

aku memasuki kedamaian

aku memasuki ketentraman

aku gumuli kata2 besar ini

untuk mencari engkau

aku mengembara

aku menjelajahi celah demi celah

bersama jiwaku yang kerdil

menerobos kegelapan

mencairkan kebekuan

membangun kediaman

demi menemukan secercah cahaya

demi mendekati jamahan belaianmu

tapi benarkah aku bakal menjumpai mu?

tidakkah aku hanyut dalam impian – impian

atau aku sendiri menciptakan penjara abadi

aku dan engkau terpenjara

dalam selaksa kehendak

selaksa mimpi

selaksa do’a

do’a dan impian

berulang dan berulang

*** @p@ Ku@s@ Huj@n

Advertisements

13 comments on “Aku dan Engkau terpenjara Selaksa Impian’

  1. Wahhh…
    anak takengon rupanya 😯

    *buru2 masukin ke link* 😛

    Kapan-kapan main ke takengon singgah ah 😀
    Moga-moga dapat alpukat manis 🙄

  2. … masalahnya, jika penjara sudah menyajikan semua impian, siapa yang hendak melangkah keluar ke alam bebas, di mana pertarungan hidup dan mati, terjadi setiap hari?

    sok ngerti aku maksut puisina…

  3. @ almas

    benaran lho, kalo di takengon itu produksinya banyak! Ada alpukat, kopi gayo yang terkenal, perkebunan tembakau… belum lagi ikan segar di danau laut tawar.

    Cocok deh buat perkebunan kalo mau 😆
    Atau cari jodoh? Cakep2 di sana… :mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s