July 2007


Musim patah hati…? sebut saja seperti itu, mudah kan seperti menyebut musim hujan ataw musim kemarau… waks..

dulu waktu masih make seragam abu – abu bahkan Putih biru…bahkan sekarang!!! …he3 …kata Patah hati adalah kata yang paling saya sebeli, coz saya melihat banyak air mata disana, karena itu saya mencoba menghindar dari kata jatuh cinta…Ha..ah…

seperti kata para punjanga cinta datang tak diundang pulang tdk di antar ..( jelangkung dunk….aduh dhe’ kho nga konsen yak…)hingga, perhatian si arjuna beserta  kekuatan dan ketangguhan cinta menundukan saya pada masa pasca ospek kampus dulu….

dan akhirnya kata Patah hati itupun menghampiri saya pertamakali 7 taon yang lalu,ketika si arjuna saya memutuskan hubungan dan menikah dengan sahabat? ( ah pantas kah disebut sahabat yang seperti itu)saya. akh rasanya pasti kalian tau ( bagi yang sudah merasakanya…..bagi yang belum tunggu ajah….he3)

dan sejak itu aku mencoba lagi untuk tidak jatuh cinta…

  …    MUSIM PATAH HATI….

kusebut musim patah hati..karena minggu ini ada beberapa kenalan yang mengalaminya…

 …….evie…..

Dhe’ lagi ngapain ? gw pengen ngobrol sama lo, gw lagi sedih banget, gw dah putus sama si engkoh ternyata dia punya cewe lain, gw di duain dhe’

…….atex…..

atex…dhe’ gw  putus sama si fn.

gw… napa?…( pertanyaan basi??)

atex…banyak ketidak cocokan gw ma dia ( lho???)

gw…..waow sudah nga dipikir2 lagi tuch ? krn kesalah

           fahaman yang kemarin?

Atex…bukan hanya itu ini semua akumulasi  dari banyak hal,

           persoalan, karakter de..el..el

           ……………..nels………..

nduuut, lo dimana?, gw ke kantor lo ya..gw lagi butuh ngobrol nech, gw sakit hati banget , gw diputusin sepihak sama si..B……

ah kawan, sebenarnya kita sama , gw juga lagi patah hati episode ke 2 ( ku sebut episode ke 2 karena ini yang ke duakali aku bener2 menyukai lawan jenis dan ternyata dia…..ah saya malas menceritakanya, biarkan saya mendengarkan kalian saja…..)

             ……………Patah……

                      25 Juli 2007

hariku abu2…senjaku telah di curi…
menangiskah aku…ah bukankah air mata sudah lama mengering (pikirku)…tapi kenapa asinnya masih menelikung di sudut bibirku…..

Teringat pd  seorang temen yang di turunkan jabatanya di sebuah perusahaan Korea, hanya karena sebuah fitnahan, dan hasutan, karena menyangkut  harga diri dia mengundurkan diri

Dan mungkin kah selanjutnya saya?, karena saya terlalu vokal?, karena saya berteman dengan si A yang trek record legam?

Bos Pecat saja saya…

Kalau saya sudah tidak bisa mengerjakan secara benar notulesi2 itu

Kalau saya sudah lupa jadwal rapat2

Kalau saya lupa mengingat pertemuan yang seharusnya kau hadiri

Kalau saya tidak becus dalam melaksanakan persiapan  program yang di laksanakan

Pecat Saya

Pecat saya!!!

Tapi Bos jangan pecat saya

kalau hanya karena sebuah HASUTAN

karena sebuah dendam pribadi

atw karena saya berteman dengan si A

celotehan tadi siang di  

‘Mba’ aku nitip barang ku dulu yah di ruanganmu ?’ anne

‘ boleh2 ’sahutku’ baru ngeborong nech, kho nga di bawa ke ruangan mu ajah’ sahut ku lagi…

‘ tadi dari Ramayana biasa belanja bulanan, sorie ya mba’ nitip bentar coz aku males nentengnya lewat ruangan si Asti , tau khan mba’ sifat dia…ih..amit2 ..’ kata si anne lagi…

aku hanya tersenyum mendengar penuturannya, Asti..adalah salah satu Staf di kantor kami juga, hal yang biasa kalau ada teman yang lain bersikap seperti Anne ke dia, coz mungkin Hobby si Asti sendiri yang suka usil sama urusan orang lain mulai dari hal2 yang kecil apalagi yang besar ( amit2..hehhehe), suka mengadu domba bahkan kata yang acapkali keluar dari mulut nya’ KATA SI ANU, INI , ITU’ menyebut nama orang lain untuk pembenaran kebohongan nya….hu..uh payah… kasian khan orang yang kena fitnahan dia

salah satu gosip murahan dia tentang aku yang menurutku sangat sepele bahkan setelah di sebarkan jadi lucu ( kakakkakakka)

‘ ih si dhe’ masa nyuci 1 baju,1 anduk ajah pake di laundry, abis Rp 16.000 khan mahal mending beli rinsonya bisa nyuci segudang dech..’ Asti…(asti2 payah mana aku denger lagi kata2nya..hehhehe)

*GAJAH DEPAN MATA TIDAK KELIATAN SEMUT SEBERANG LAUTAN KELIATAN JELAS*

baju baju aku, uang nya juga hasil jerih payahku..hehehe masa aku harus menjelaskan ke dia , baju itu sangat aku sayang dan memang butuh perawatan yang extra …payah…dan lebih parahnya lagi..dia tidak pernah berkaca sama keadaan nya sendiri

dia masih hidup sendiri, truss yang nyuciin ada yang masak ada ( Punya prt),

 ( sorie posting nya belom selesai ntar di sambung lagi)

 Cuma ingin sekedar copy paste nech lagu disini….masih pada jejak yang terlewati…

teringat pd salah satu hari di taon 2001, pada sebuah perjalanan mendampingi Dosen sepuh ku ‘Buya’ , celotehan ringan yang sempat terucap pada saat itu, mengenai interaksi sosial’ perkawanan/ pertemanan’ ah mungkin banyak yang telah berkata begitu, tapi pd saat kutulis ini yang kuingat wajah sang ‘buya’.

‘ DI DUNIA INI TIDAK ADA KAWAN YANG ABADI, YANG ADA ADALAH KEPENTINGAN ABADI’

Pada saat itu aku hanya mangut2 saja,bahkan yang terlintas di benakku pertanyaan, BENARKAH??., MUNGKINKAH???…( karena pada saat itu bahkan sekarang ini dan mungkin juga nanti aku menjalin pertemanan sama orang lain TULUS tanpa ada maksud ‘KEPENTINGAN’( mungkin saat itu aku belum memahami DALAM makna nya saja )

Sekian Taon dan untuk ke sekian kali aku mulai  memahami makna kata2 itu, dan kutuliskan ini karena  ‘ KEPENTINGAN’ itu menghianatiku dalam sekali…..

mungkin aku akan bertemu lagi dengan mahluk – mahluk yang ber’KEPENTINGAN’ itu, dan mudah – mudahan aku tak akan pernah berubah menjadi seperti mereka…

*BOULEVARD OF BROKEN DREAMS*


I walk a lonely road
The only one that I have ever known
Don’t know where it goes
But it’s home to me and I walk alone
I walk this empty street
On the Boulevard of Broken Dreams
Where the city sleeps
and I’m the only one and I walk alone

I walk alone
I walk alone

I walk alone
I walk a…

My shadow’s the only one that walks beside me
My shallow heart’s the only thing that’s beating
Sometimes I wish someone out there will find me
‘Til then I walk alone

Ah-ah, Ah-ah, Ah-ah, Aaah-ah,
Ah-ah, Ah-ah, Ah-ah

I’m walking down the line
That divides me somewhere in my mind
On the border line
Of the edge and where I walk alone

Read between the lines
What’s fucked up and everything’s alright
Check my vital signs
To know I’m still alive and I walk alone

I walk alone
I walk alone

I walk alone
I walk a…

My shadow’s the only one that walks beside me
My shallow heart’s the only thing that’s beating
Sometimes I wish someone out there will find me
‘Til then I walk alone

Ah-ah, Ah-ah, Ah-ah, Aaah-ah
Ah-ah, Ah-ah

I walk alone
I walk a…

I walk this empty street
On the Boulevard of Broken Dreams
Where the city sleeps
And I’m the only one and I walk a…

My shadow’s the only one that walks beside me
My shallow heart’s the only thing that’s beating
Sometimes I wish someone out there will find me
‘Til then I walk alone…

lelah  mendengar dan melihat berita  tentang kehidupan masyarakat di negeri ini, tragis dan menyedihkan…

pertanyaan..tolol yang kadang hadir di kepalaku:

buat apa ada pemerintah?

kalau biaya sekolah mahal, kesehatan mahal,sembako mahal, semuanya pada mahal…hukumnya buram, mencari pekerjaan susah…ahk…,

Negara
Iwan Fals


Negara harus bebaskan biaya pendidikan
Negara harus bebaskan biaya kesehatan
Negara harus ciptakan pekerjaan
Negara harus adil tidak memihak

Itulah tugas negara
Itulah gunanya negara
Itulah artinya negara
Tempat kita bersandar dan berharap

Kenapa tidak ?
Orang kita kaya raya
Baik alamnya
Maupun manusianya

Dan ini yang kita pelajari sejak bayi
Hanya saja kita tak pandai mengolahnya

Oleh karena itu bebaskan biaya pendidikan
Biar kita pandai mengarungi samudera hidup
Biar kita tak mudah dibodohi dan ditipu
Oleh karena itu biarkan kami sehat
Agar mampu menjaga kedaulatan tanah air ini

Negara negara
Negara harus seperti itu
Bukan hanya di surga di duniapun bisa

Negara negara
Negara harus begitu
Kalau tidak bubarkan saja
Atau ku adukan pada sang sepi

Negara harus berikan rasa aman
Negara harus hormati setiap keyakinan
Negara harus bersahabat dengan alam
Negara harus menghargai kebebasan

Itulah tugas negara
Itulah gunanya negara
Itulah artinya negara
Tempat kita bersandar dan berharap
Selain Tuhan

Tragedi ‘Lumpur Lapindo’ dimulai pada tanggal 27 Mei 2006 dan sampai saat ini belom ada usaha penyelesaian yang kongkrit pada masyarakat korban lumpur lapindo.

Jakarta (ANTARA News) – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Minggu sore di kediaman pribadi Puri Cikeas Bogor menerima sekitar 20 warga korban Lumpur PT Lapindo Brantas di Sidoarjo.Rombongan warga Sidoarjo tersebut dipimpin oleh budayawan Emha Ainun Najib yang merupakan wakil dari 11.000 kepala keluarga yang rumah dan tanahnya terendam lumpur sejak 29 Mei tahun lalu.

Bravo PAK Emha Ainun Najib, anda sangat hebat bisa mempertemukan Bapak President dengan Korban Lumpur Lapindo, sedangkan Wakil Rakyat yang jelas – jelas di tunjuk oleh Rakyat sampai saat ini belum bisa mempertemukan mereka( tanya kenapa??????????),

dan bukankah sudah semestinya se orang Pemimpin yang berkunjung ke tempat rakyatnya apalagi yang sedang menderita , bukan rakyat yang memohon- mohon bahkan mengemis untuk bertemu dengan Pemimpin nya?????

Chairul (Salah seorang warga yang ikut dalam pertemuan itu)juga menjelaskan Presiden terlihat sangat terharu melihat nasib warga korban lumpur yang sampai saat ini juga belum terselesaikan masalahnya,Mendengar cerita dan penjelasan warga korban lumpur Presiden Yudhoyono terlihat amat kecewa karena merasa informasi yang diterimanya terima tidak seimbang dengan kenyataan yang terjadi dan dialami oleh warga sampai saat ini

 ah bapak mudah – mudahan rasa  keharuan yang bapak tunjukan pada chairul yudi dan temen – temen nya bukan hanya keharuan sementara, karena bapak pasti dan mungkin Faham sekali kalau di tanah merah putih ini susah sekali mencari penghidupan, dan bahwa di sana ada jutaan anak kecil yang terpaksa tidak pergi ke sekolah karena sekolah mereka telah tengelam,dan orang tua mereka yang kehilangan pekerjaan karena tempat mencari suapan nasi juga tengelam, dan atap mereka berteduh dari hujan dan sengatan matahari telah lenyap….ah bapak begitu banyak penderitaan disana….sekali lagi mudah- mudahan keharuan itu bukan hanya untuk SEMENTARA…

KARENA RAKYAT BUTUH SOLUSI REALITAS BUKAN JANJI